Tingkah Laku dan Sikap, Tak Bisa Menilai Dirinya Sendiri
Foto; Saat Berbincang_ Bincang dan tunjuk jarinya kedua mahasiswanya. Yang kanan Lazalus Pigai dan kirinya Pius Bobii. Di Pos tujuh, Pada Minggu (23/10/16) Siang. JAYAPURA, Wakeikagoo.Net__ Kedua Mahasiswa yang berkuliah pada kampus, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Muhammadiyah Jayapura Papua. Pada jurusan Jurnalistik, Pius Bobii dan Sekolah Tinggi Ekonomi (STE) Portnumbai Jayapura Papua dengan Jurusan Pembangunan, Lazalus Pigai. Dalam hal itu, Hendak Pius Bobii Mengatakan, Mengajak semua babtisan manusia tak terlepas di sisi dari kelemahan dan kekurangan. Dengan itu, kedua mahasiswa mengaku dan tunjuk jari itu, karena memperbaiki tingkah lakunya dari kesalahan.
" memang kalau saya tidak sampaikan dari bagian kesalahan. Suatu saatnya bikin malukan saya dan orang lain akan menceritakan dia" Katanya
Katakan Bobii dia, juga Dalam hal itu, dia langsung wawancarakan dengan Pemantau (Wakeikagoo.Net) Sentani di Pos Tujuh, Pada Minggu (23/10/2016) Siang.
Ketika mereka memberikan kesempatan untuk pemimpin apapun. sepertinya dari Ikatan Lokal Debey salah satu bagian juga dengan lainnya.
"Memang mereka banyak penilaian saat itulah. Kalau saya tidak sampaikan dalam hal itu, siapa yang kastau karena kita didalam satu Ikatan Lokal debey." jelasnya Bobii.
Selain itu juga, tambahkan menurut, Lazalus Pigai Anggota Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPMD) Debey Se, Jayapura. Mengatakan, sejak awal sampai saat ini, belum ada pengkaderan dan motivasi yang bisa termanfaatkan dirinya sendiri untuk melanjutkan tugas dan fungsi secara efektif.
" pertama kali saya masuk di Ikatan Lokal Debey itu, saya susah mencari, untuk orang yang bisa menkaderkan dan memotivasikan saya sampai saat juga," katanya
Namun itu, selanjutnya kita sendiri baku menkaderkan, yang sangat penting. Jika karakter kita bisa berubah sedikit. tambahnya pigai,
" saya berpikir kita harus melakukan diskusi harian disitu baru, perusahaan sedikit. Ketika saya menilai senioritas pun kita harus di undang, hingga mada." Ujarnya Pigai,
PENULIS : FRANS E. PIGOME
PEWARTA: WAKEIKAGOONET
