Recent Posts

Senin, 10 Oktober 2016

Hidup Merubah Takdir Oleh Senior Tinus Adii

MERAJUT NASIB MERUBAH TAKDIR (oleh: Adii Tinus)

Anda mungkin pernah mendengar ungkapan - ungkapan sebagai berikut:
* " yah, suratan takdir saya menjadi pegawai rendahan"
* " saya terimah nasib saja menjadi orang kecil"
*  dasar garis tangannya, orang itu ahirnya jadi pengusaha sukses

      Ungkapan-ungkapan seperti diatas sangat sering kita dengar atau bahkan kita ucapkan sehingga tanpa kita sadari menjadi sebuah MITOS yang dianggap benar namun sesunggunya belum teruj, pertanyaan bodoh saya terhadap ungkapan-ungkapan tersebut adalah sebagai berikut :andai benar bahwa pencapaian seseorang ditentukan oleh suratan takdir, nasip atau garis tangan, maka untuk apa kita susa-susa mengadakan pemilihan umum ? cukup seluru rayat negara ini di-scan tanganya lalu dimasukan kedalam komputer. selanjutnay, pada saat kita hendak memili  walikota, gubernur atau bahkan presiden, tinggal cari siapa yang garis tangannya mengatakan bahwa dia ditakdirkan untuk menjadi pimpinan.

     kita perlu berhati-hati terhadap pemikiran-pemikiran yang bersifat MELEMAKAN, pemikiran-pemikiran tersebut cenderung dijadikan DALIL oleh orang-orang yang tidak berhasil untuk menutupi kegagalanya. saya pribadi, suda sejak lama, untuk tidak percayai mitos-mitos diatas. Bagi saya, Paradigma atau cara pandang yang jauh lebih biasa diterima dan jauh lebih berguna adalah: bahwa pikiran seseorang akan Mempengaruhi sikapnya. selanjutnya sikap seseorang akan menentukan tindakanya. lalu tindakan seseorang akan menentukan hasilnya. dan, bilah hasil demi hasil diakumulasikan maka akan menjadi.............nasib atau takdir jadi singkatnya, nasib atau takdir seseorang ditentukan oleh pikiranya.

     Anda tidak percaya ? mari kita menelaah ilustrasi berikut. dua orang pengusaha, sebut saja si bijak dan si bodoh, memulai usaha yang sama, pada saat yang sama, ditempat yang sama dengan jumlah modal yang sama. semuanya sama. yang berbeda adalah carah berfikir si bijak dan si bodoh. sibodoh berfikir bahwa uang yang didapatnya dari hasil usahanya bisa ia gunakan sesuka hati. sedangkan sibijak berfikir bahwa uang  yang didapatnya dari hasil usahanya harus di gunakan untuk memperbesar usahanya tersebut. ternyata penjualan si bijak dan sibodoh sama lakunya. omset mereka dari bulan pertama sama. si bodoh menggunakan keuntungan yang di perolehnya untuk bersenang-senang. sementara si bijak menggunakan keuntungan yang di perolehnya untuk menamba kapasitas usahanya. bulan ke dua penjualan si bijak sedikit lebih banyak dari si bodoh karena ada barang-barang yang tidak di sediakan oleh si bodoh namun di sediakan oleh si bijak. perlahan-lahan, para pelanggang si bodoh mulai berali ke si bijak karena barang-barangnya lebih lengkap. di bulan berikutnya, karena skala bisnis si bijak membesar, maka si bijak mulai mendapatkan berbagai siskon dari para suppliernya sehingga selanjutnya si bijak menurunkan harga jualnya dengan tetap mempertahankan keuntungan. pada bulan ke -12, omset si bijak suda meningkat 10 kali lipat di bandingkan bulan pertama. sementara si bodoh suda menutup usahanya. lalu pantas ka si bodoh mengatakan keberhasilan dalam menjalankan usaha tersebut bukan merupakan peruntunganya melaikan suda menjadi garis tangan si bijak ?

    Mari kita simak kembali ilustrasi diatas. siapa yang memiliki pemikiran yang benar terhadap uang yang dihasilkan ? jawabanya adalah si bijaksiapa yang bersikap benar terhadap uang yang dihasilkan ? kembali sibijak. siapa yang mengambil tindakan yang benar uang yang di hasilkan ? lagi-lagi si bijak. siapakah yang mendapat hasil baik dari waktu ke waktu ? tentu saja si bijak. dan terahir, siapa yang ahirnya bernasib lebih baik dalam usaha tersebut ? jelas si bijak.

     Dari kisa diatas kita dapat menyimpulkan bahwa nasib seseorang adalah: SEJAUH PIKIRANYA.  semakin seseorang mempersempit pikiranya, maka semakin suram nasibnya demikian pula semakin seseorang memperluas pikiranya, maka semakin CERAHLAH NASIBNYA. bahkan pikiran seseorang bukan hanya bisa MERAJUT NASIBNYA TETAPI JUGA BISA MENGUBAH TAKDIRNYA.

     "Ingat, tidak ada kesulitan dalam Hidup yang ada Hanyalah TANTANGAN UNTUK DIHADAPI dan MASALA UNTUK DI SELESAIKAN. Syukuri HIDUP ini Tetap Optimis gunakan semua sumber daya  yang ada padaMu untuk Menggapai cita-citaMu. Tidak ada yang tidak bisa kecuali kita tidak mau.

(perjuangan Hidup  belum selesai tetap semangat)

PEWARTA : FRANS MOTE/WK

          PHOTO; IST, TINUS ADII/FB

MAHASISWA DEIYAI DI JAYAPURA TAHUN INI TIADAKAN ORIENTASI PERKENALAN MABA

FORUM KOMUNIKASI MAHASISWA/I KABUPATEN DEIYAI [FKM-KD]  SE- JAYAPURA TAHUN 2016/2017  TIADAKAN LEPAS DAN SAMBUT

HAL "ITU MENJADI SATU PERTANYAAN BAGI
PENGURUS WADAH FORUM KOMUNIKASI  MAHASISWA/I KABUPATEN DEIYAI (FKM-KD) SE-JAYAPURA.

Jayapura, 09/10_[W/K] SALAH SATU MAHASISWA UNCEN FAKULTAS "FKIP" JURUSAN ILMU PEMERINTAHAN STEFANUS PEKEI NANYAKAN.

TAHUN INI SELURUH MAHASISWA/I DEIYAI JAYAPURA LEBIH KHUSUS' MAHASISWA/I BARU "MABA" MERASA KESAL DAN (BERTANYA-TANYA) KARENA  TIADANYA SEMINAR DAN ORIENTASI " PERKENALAN MABA" TAHUN 2016. Ujarnya Pekei,..KEPADA www.wakeikagoo.Net / Blogspot
com [09/10] .

LANJUT PEKEI LEPAS DAN SAMBUT INI. TAHUN KE TAHUN  SELALU DIADAKAN DALAM SETAHUN SEKALI "JIKA TAHUN INI MENGAPA TIADAKAN MENJADI PERTANYAAN?"

HAL TERSEBUT  PEKEI MENGHERANKAN' "WAH.....TIDAK BIASANYA KAMI MELIHAT FORUM EXTEREN KOK... TIADAKAN ORIENTASI "MABA" ITU.! UJAR,.. STEF, DENGAN HERANNYA".

PEKEI MEMBANDINGKAN DENGAN WADAH INTEREN/LOKAL YANG ADA DALAM FORUM TERSEBUT YAKNI; KETUJUH IKATAN LOKAL ANTARA LAIN:
1. IPMA-WAMUYA
2. IPPM-TIBAR
3. IKB-BOMOU
4. IPPMD-DEBEI
5. IPPM-OG
6. IPPMA-APOGO
7. IPPMA-KD

SEMENTARA ITU DARI KETUJUH ANTARANYA "IPMA-WAMUYA" SAAT  MEMPERSIAPKAN MENJEMPUT HARI "H" TANGGAL 15 MENDATANG.

BIASANYA SETIAP KEGIATAN APAPUN SEBAGAI INDUK MEMBUKA PITA TENTUNYA,

"JIKA STEF' BERHARAP   KEPADA PENGURUS DAN SELURUH MAHASISWA/I DEIYAI KEDEPAN HARUS MENJULUKI TUGAS SESUAI "MOTTO" PEMBANGUNAN KABUPATEN DEIYAI "MELIHAT,BERPIKIR, DAN BEKERJA," MELALUI [DOU-GAII-EKOWAI]. SIAPUN YANG AKAN MEMIMPIN MENJADI PENGURUS KEMUDIANNYA PENTING MENIMBANG ATAS DASAR PONDASI "MOTTO DAERAH TERSEBUT" "UJARNYA PEKEI DENGAN TEGAS. IA SALAH SATU MAHASISWA ASAL DEIYAI KULIAH DI FK-IP UNCEN Kepada Kami Www.Wakeikagoo.Net/Blogspot.com Ketika Itu, Senin (09/10) .

PEWARTA : FRANS MOTE/WK

USAI PHOTO ASUH; IST, DOK/WK