PEMERIKSAAN BATIN
CARA MELAKUKAN PEMERIKSAAN HATI UMUM
Terdiri atas lima pokok Oleh : Frans Mote
POKOK I. Berterima kasih pada Allah Tuhan kita atas anugerah-anugerah yang kita terima.
POKOK II. Mohon rahmat untuk mengenali dan melepaskan diri dari dosa-dosa.
POKOK III. Minta pertanggungjawaban dari jiwa, mulai dari waktu bangun sampai pemeriksaan kini, dari jam ke jam atau dari waktu ke waktu, pertama mengenai pikiran-pikiran, lalu kata-kata, akhirnya perbuatan-perbuatan.
POKOK IV. Memohon ampun kepada Allah Tuhan kita atas kekurangan-kekurangan.
POKOK V. Membuat niat untuk memperbaiki diri dengan rahmat-Nya. Ditutup dengan doa Bapa Kami.
( Latihan Rohani, 43 )
PENJELASAN DIAMBIL DARI BEBERAPA SUMBER
1. Sadarilah bahwa anda hadir di hadapan Tuhan. Kesadaran bahwa kita hadir di hadapan Allah akan membawa kita kembali menyadari bahwa kita adalah ciptaanNya dan menyadari bahwa cinta Tuhan selalu menyertai hidup kita.
2. Lihatlah kembali peristiwa yang terjadi dalam hidup anda selama hari yang sudah berlalu. Ingatlah kembali setiap peristiwa yang terjadi sejak anda bangun pagi, ketika sarapan, berangkat bekerja, di kantor/sekolah, peristiwa-peristiwa yang membuat anda tertawa, sedih, tertekan, gembira. Hidupkanlah kembali dalam ingatan anda peristiwa yang berkesan dan penting dalam hidup anda selama hari tersebut. Sambil mengucap syukur pada Tuhan atas berbagai peristiwa hidup yang sudah dialami selama hari itu, renungkanlah juga sisi-sisi positif dalam diri anda, potensi dan kekuatan dalam diri anda, dan juga kelemahan-kelemahan yang ada dalam diri anda.
3. Mohon kepada Tuhan kehadiran Roh Kudus supaya anda dapet dengan jernih, jujur, sabar dan tenang dalam merenungkan peristiwa, tindakan, tingkah laku dan motivasi anda selama hari tersebut. "Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran." (Yoh 16:13). Terang Roh Kudus akan memberi inspirasi bagi anda untuk melihat peristiwa tersebut dalam terang iman, tidak menjadi hanyut dalam kekecewaan mendalam, dan di sisi lain tidak juga menjadi acuh tak acuh. Menempatkan peristiwa hidup anda dalam kacamata iman menjadi penting karena disinilah terang Roh Tuhan sendiri akan membukakan hati anda untuk melihat kebaikan Allah, dan juga merasakan tawaran Allah dalam diri anda untuk selalu terus bertumbuh.
4. Sekarang, renungkanlah peristiwa hidup anda hari itu satu persatu. Ini adalah bagian terpanjang dari pemeriksaan batin. Setelah anda mengingat-ingat kembali peristiwa hidup anda hari itu (langkah no.2), pada tahap ini anda diajak untuk merenungkan peristiwa-peristiwa tersebut secara lebih mendalam: Apa yang anda rasakan dalam hati anda? Tinjaulah kembali perasaan-perasaan, tindakan dan dorongan batin anda dalam mengalami sebuah peristiwa, siapa sajakah yang terlibat dalam peristiwa itu dan apa harapan, ketakutan ataupun keraguan yang anda alami. Perlu diingat baik-baik: Ini bukanlah saat dimana anda mengingat kesalahan/kegagalan/kekurangan diri anda. Lebih jauh, dengan langkah ini, anda bersama Tuhan sendiri mau melihat sejauh mana anda dalam hidup menanggapi rahmat Tuhan, lewat peristiwa dan orang-orang yang anda jumpai. Adakah situasi ketika anda justru tidak berbuat apa-apa ketika seharusnya ada terpanggil untuk berbuat sesuatu yang baik? Adakah situasi dimana kita jatuh dalam ketidakjujuran dan acuh tak acuh? Adakah situasi dimana anda justru membawa perpecahan dan bukan membawa kedamaian dan penghiburan? Adakah saat dimana kita bergembira dan solider dengan yang membutuhkan? Adakah saat dimana kita sungguh berbagi? Apakah Tuhan sungguh menjadi penggerak dan inspirasi hidup anda dalam peristiwa-peristiwa tersebut? Latihan ini sangat berguna untuk memperdalam kesadaran diri sebagai orang beriman, dimana hidup kita adalah sebuah jawaban terus menerus atas kebaikan dan rahmat yang diberikanNya setiap hari.
5. Wawancara hati ke hati dengan Yesus sendiri. Disini anda berbicara dari hati ke hati dengan Yesus sendiri, secara sungguh personal tentang hari yang anda lalui. Berbicaralah layaknya seperti teman dekat, utarakan perasaan anda, pikiran anda, rasa syukur, sedih dan gembira yang anda alami. Mungkin ada merasa butuh pengampunan, mohon bimbingan, mengucap syukur, prihatin atau sekedar bergembira atau berbagi beban. Ucapkan terima kasih pada Tuhan dengan sepenuh hati, atas kehadiranNya, atas rahmatNya, sehingga anda bisa memandang hidup hari ini secara lebih jernih dan tenang. Mintalah berkat Tuhan untuk dapat maju lebih baik di hari berikut. Tutuplah dengan doa Bapa Kami secara perlahan.
Diposkan oleh Komunitas Sahabat Yesus .
Penulis : Fransiskus Mote
Redaksi : wakeikagoo.Net

Tidak ada komentar:
Write komentarterima kasih atas kunjungan anda